Istiwa' (waktu hakiki) adalah waktu ketika matahari tepat berada di titik kulminasi atas — persis di atas meridian suatu tempat. Momen ini menjadi rujukan asli untuk menentukan awal waktu Dzuhur.
Karena WIB memakai satu meridian acuan (105° BT), waktu Istiwa' sesungguhnya di lokasi lain bisa berbeda beberapa menit dari jam dinding — selisih ini disebut equation of time, dan berubah setiap hari sepanjang tahun.
Sebagian ulama falak menganjurkan koreksi waktu shalat mengikuti Istiwa' lokal agar lebih presisi, terutama untuk Dzuhur dan Ashar, karena keduanya dihitung langsung dari posisi matahari terhadap meridian pengamat.
Selisih WIB–Istiwa' dihitung dari tabel equation of time harian dikombinasikan dengan garis bujur lokasi yang kamu atur. Alarm bisa dijadwalkan mengikuti WIB biasa atau mengikuti waktu Istiwa'.
Waktu telah tiba!